Dua Wanita Pencuri Terpantau Berkeliaran di Tembung, Waspadai Aksi Mereka

Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Deli Serdang, dihebohkan oleh aksi dua wanita pencuri yang diduga masih berkeliaran di kawasan tersebut. Aksi keduanya yang terampil dan licik membuat warga semakin waspada dan berhati-hati. Kejadian ini bukan hanya menjadi perhatian bagi para korban, tetapi juga bagi pihak kepolisian yang hingga kini masih berupaya melakukan penangkapan.
Modus Operandi Pelaku
Dari informasi yang terkumpul, kedua wanita tersebut menggunakan taktik yang cukup cerdik dalam melancarkan aksinya. Mereka mendatangi rumah korban dengan berpura-pura meminta bantuan, yang sering kali membuat orang merasa iba dan ingin membantu. Hal ini tentunya menjadi modus yang berbahaya, terutama bagi warga yang tidak curiga.
Insiden di Rumah Rohani
Salah satu korban adalah seorang lansia bernama Rohani (61 tahun). Pada pagi hari Kamis, 4 Juni 2026, wanita tersebut menerima kunjungan dari kedua pelaku yang meminta daun jambu dan daun bidara untuk keperluan obat. Permintaan yang tampak biasa ini ternyata menjadi awal dari hilangnya barang berharga milik Rohani.
Suami Rohani, Ucok, menjelaskan bahwa kedua pelaku datang dengan cara yang sangat meyakinkan. Mereka mengaku membutuhkan daun untuk mengobati seseorang, sehingga Rohani merasa terdorong untuk membantu. Dalam situasi ini, pelaku berhasil memanfaatkan kebaikan hati Rohani.
Pembiusan dengan Uang Palsu
Setelah mendapatkan daun yang diminta, salah satu pelaku mendekati Rohani dan memberikan uang senilai Rp300 ribu yang dilipat. Dengan alasan uang tersebut sebagai penajam agar obat yang diminta lebih mujarab, pelaku berhasil mengalihkan perhatian Rohani. Hal ini menunjukkan betapa liciknya taktik yang digunakan untuk menutupi niat jahat mereka.
Strategi Mengalihkan Perhatian
Selanjutnya, pelaku meminta agar Rohani melepaskan cincin yang dikenakannya. Rohani yang tidak curiga langsung mengikuti permintaan tersebut dan menyimpan dua cincin emas seberat masing-masing 10 gram ke dalam dompet yang diletakkan di dalam laci. Tindakan ini membuka celah bagi pelaku untuk melakukan aksinya tanpa terdeteksi.
Ketika Rohani pergi ke belakang rumah untuk mengambil sesuatu, salah satu pelaku segera mengambil kesempatan untuk meraih dompet tersebut. Kejadian ini menunjukkan betapa cepatnya aksi pencurian dapat terjadi, bahkan dalam waktu yang sangat singkat.
Keberlanjutan Penyelidikan
Setelah menyadari dompetnya hilang, Rohani langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tembung. Dalam laporannya, dia tidak hanya kehilangan dua cincin emas, tetapi juga dokumen penting seperti STNK dua sepeda motor, SIM C, dan KTP. Kehilangan barang-barang berharga ini tentunya sangat merugikan, terutama bagi seorang lansia.
Tanggapan dari Pihak Kepolisian
Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini. Masyarakat sangat diharapkan untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap tindakan mencurigakan. Dengan kerja sama antara warga dan kepolisian, diharapkan pelaku dapat segera ditangkap.
Pentingnya Waspada
Aksi pencurian ini mengingatkan kita semua akan pentingnya kewaspadaan dalam berinteraksi dengan orang asing. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah terjadinya kejahatan serupa:
- Selalu waspada terhadap orang asing yang mendatangi rumah.
- Jangan mudah percaya pada permintaan bantuan yang terlihat sepele.
- Jaga barang berharga dan dokumen penting di tempat yang aman.
- Laporkan tindakan mencurigakan kepada pihak berwajib.
- Diskusikan pengalaman dengan tetangga untuk saling mengingatkan.
Masyarakat harus saling mendukung dan memberikan informasi yang akurat agar tindakan kriminal seperti ini dapat diminimalisir. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dan tidak terjebak dalam modus-modus yang digunakan oleh pelaku kejahatan.
Kesimpulan
Dengan meningkatnya kasus pencurian yang melibatkan modus operandi serupa, penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Kerja sama antara warga dan pihak kepolisian sangat diperlukan untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman. Hanya dengan kewaspadaan dan tindakan preventif, kita dapat melindungi diri dari ancaman kejahatan yang mengintai.

